Home » Paket Tour -Destinasi » Rekomendasi Makanan Halal dan Oleh-oleh khas Bali

Rekomendasi Makanan Halal dan Oleh-oleh khas Bali

Bali, salah satu pulau di Indonesia yang terkenal dengan julukan ‘pulau surga’ bagi para wisatawan, baik itu wisatawan lokal maupun internasional. Terkenal dengan deretan pantainya yang menakjubkan serta hutannya yang hijau, Bali juga memiliki keistimewaan lain, yakni budayanya yang penuh warna.

Dengan populasi penduduk sekitar 83,5% yang menganut agama Hindu, wisatawan Muslim yang berkunjung ke sana mungkin akan kesulitan dan merasa asing untuk menemukan kuliner Bali halal. Jadi, dapat dikatakan bahwa mencari makanan halal di Bali bagi wisatawan Muslim terbilang gampang-gampang susah. Namun, tidak perlu khawatir! Kali ini saya akan membahas beberapa rekomendasi makanan serta oleh-oleh khas Bali yang ramah Muslim.

Makanan khas Bali yang ramah Muslim

Mengunjungi Bali tentunya akan terasa kurang lengkap jika tidak mencicipi hidangan tradisionalnya. Beberapa daftar kuliner wajib di Bali yang tentunya ramah Muslim di bawah ini dapat kamu coba ketika sedang berlibur ke Bali.

Nasi Jinggo
Nasi Jinggo adalah hidangan Bali yang disajikan dengan gaya penyajian yang unik. Nasi Jinggo dihidangkan menggunakan daun pisang berbentuk kerucut dengan lauk yang sederhana, yakni ayam suwir, sambal goreng, tempe, dan mi goreng. Di beberapa restoran juga menawarkan topping lain, seperti sate lilit dan telur asin.

Nasi Jinggo merupakan kuliner wajib di Bali yang dapat kamu jadikan pilihan jika kamu mencari hidangan dengan karbohidrat dan protein yang mengenyangkan, serta harga yang terjangkau. Hidangan yang satu ini juga merupakan makanan pokok adat pernikahan di Bali. Nasi Jinggo memiliki simbol kesederhanaan, karena meskipun dihidangkan dalam porsi kecil dan harganya yang murah, namun tetap mengenyangkan.

Ayam Betutu
Ayam Betutu adalah hidangan tradisional Bali yang berasal dari Gilimanuk, sebuah kota pelabuhan di Bali. Hidangan ini pernah menjadi makanan favorit raja, maka tak heran jika pembuatannya terbilang cukup lama, karena prosesnya yang diolah berbagai bumbu dan dimasak secara lambat selama 8 jam dan dengan teknik khusus. Hingga menghasilkan makanan yang kaya rasa. Tak hanya ayam, betutu juga biasa menggunakan daging bebek.

Serombotan
Serombolan adalah salad sayuran pedas tradisional Bali yang berasal dari Klugkung. Serombotan memiliki berbagai macam sayuran di dalamnya, seperti terong, bayam, kangkung, kacang polong, dan tauge. Berbagai macam sayuran tersebut dipotong kecil-kecil dan direbus, kemudian disajikan dengan siraman sambal nyuh dan unyah sere limo. Sambal nyuh tersebut adalah sambal yang terbuat dari parutan kelapa yang dicampur dengan cabai, bawang putih, terasi, gula, dan garam.

Sate Lilit
Sate lilit berbeda dengan sate-sate lainnya. Sate lilit terbilang sangat unik karena daging yang dibuat untuk sate dicincang hinggal halus dan dipadatkan ke batang bambu atau sere. Sate lilit biasanya terbuat dari ikan tuna, namun beberapa restoran juga menawarkan menu sate lilit daging ayam.

Tum Bali
Tum Bali merupakan makanan tradisional Bali yang dibuat dengan memasak daging yang sudah dibumbui dan dibungkus di dalam daun pisang. Tum Bali biasanya menggunakan daging ayam atau sapi, namun di beberapa restoran juga menyediakan daging babi atau non-halal, jadi sebelum kamu ingin mencobanya, ada baiknya kamu bertanya dulu kepada penjualnya.

Bebek Timbungan
Bebek Timbungan adalah hidangan bebek yang dimasak lambat dengan rempah-rempah khas Bali, yang membelikan rasa dan aroma yang sangat nikmat. Proses memasak Bebek Timbungan dapat memakan waktu sekitar 12 jam. Selain bebek, timbungan terkadang juga menggunakan daging lai, seperti ayam, ikan, sapi, atau babi. Jadi, jangan lupa untuk memastikan kehalalan timbungan yang ingin kamu maka sebelumnya.

Rujak Buleleng
Rujak Buleleng merupakan rujak khas Bali yang cocok dinikmati di daerah pantai. Rujak Buleleng sebetulnya tidak jauh berbeda dengan rujak-rujak lainnya di Indonesia. Namun, yang membedakan hanya lokasi untuk menikmati rujak tersebut terasa unik karena di dekat pantai.

Ikan Asap Sambal Matah
Sebagai sebuah pulau dengan sebagian besar penduduk aslinya yang bekerja sebagai nelayan, olahan ikan pastinya menjadi hidangan utama dui daerah pesisir Bali. Salah satunya adalah ikan asap sambal matah. Ikan asap berarti ikan yang dimasak dengan cara diasapi meggunakan sabut kelapa. Sementara bumbu yang digunakan adalah sambal matah, yakni sambal yang dibuat dari cabai, bawang putih, sere, dan daun jeruk, yang semua bahan-bahan tersebut diiris kasar.

Bulung Kuah Pindang
Bulung Kuah Pindang merupakan campuran rumput laut dan kaldu ikan. Pindang sendiri adalah cara pengawetan ikan yang meliputi penjemuran, penggaraman, dan perebusan berbagai jenis ikan. Namun, dalam hidangan Bulung Kuah Pindang, yang digunakan hanya kaldu atau kuahnya saja.

Cara pembuatan Bulung Kuah Pindah dilakukan dengan beberapa proses, yakni rumput laut direbus menggunakan air tawar, setelah matang rumput laut tersebut diberi kuah pindang dan bumbu taburan tradisional Bali yang memberi cita rasa gurih dan pedas.

Jukut Urab
Wisata kuliner Bali halal yang dapat kamu coba selanjutnya adalah Jukut Urab. Jukut Urab berbeda dengan urab biasanya. Jika biasanya urab dibumbui dengan garam, merica, dan cabai, Jukut Urab menawarkan rasa lain, yakni dengan menambahkan perasan jeruk nipis sebagai pelengkap.

Lawar
Lawar dibuat dengan mencampur daging cincang dengan berbagai sayuran hijau dan parutan kelapa. Untuk daging pilihannya biasanya menggunakan daging sapi, ayam, bebek, babi, kura-kura atau kombinasi dari itu semua. Jadi, sebelum kamu mencoba makanan ini, baiknya kamu pastikan dulu daging yang digunakan kepada penjual.

Orang Bali mengenal dua jenis Lawar, yakni Lawar merah dan Lawar putih. Merah pada Lawar merah didapatkan dari darah hewan yang ditambahkan ke dalam campuran, yang menambah rasa gurih tertentu. Sebaliknya, lawar putih tidak mengandung darah dan sering mengganti daging dengan nangka. Kamu dapat mencoba jenis Lawar putih karena tidak mengandung darah hewan.

Nasi Tepeng
Nasi tepeng adalah masakan khas Gianyar. Teksturnya berada di antara nasi dan bubur. Bulirnya yang lembut dinikmati dengan racikan bumbu dan rempah spesial yang memberikan cita rasa kuat, bersama dengan ayam goreng, telur, nangka, buncis, dan terong. Di Gianyar, nasi tepeng adalah sarapan yang sangat umum.

Bubur Mangguh
Bubur mengguh adalah sejenis bubur yang berasal dari Buleleng. Hidangan gurih ini merupakan makanan penting bagi masyarakat Bali, karena merupakan salah satu suguhan wajib yang disajikan pada festival atau upacara adat. Bubur Mangguh biasanya diberi campuran cairan yang terbuat dari rempah-rempah, ayam suwir, kacang tanah panggang, dan seledri. Bubur mengguh juga tak jarang disajikan dengan urab, salad sayuran dengan saus kelapa.

Entil
Entil adalah kue beras tradisional Bali yang dibungkus dengan daun nyelep atau talengidi. Entil tidak dibumbui, makanan ini dianggap sebagai pengganti nasi. Namun, Entil tidak sepenuhnya hambar karena dimasak menggunakan santan.

Orang Bali biasanya menikmati entil dengan tambahan bayam, tauge, kacang panjang, sambal kelapa, dan sambal goreng. Rasa entil yang gurih dipadukan dengan sambal pedas dan protein nabati yang lengkap merupakan sajian yang pas untuk mengenyangkan perut.

Laklak
Sebagai salah satu makanan khas Bali yang tak lekang oleh waktu, Laklak menjadi makanan yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke pulau ini. Laklak adalah kue beras tradisional Bali yang terbuat dari tepung beras, garam, santan, air daun suji, dan air daun pandan. Laklak memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang halus. Oleh karena itu, Laklak biasanya disajikan dengan sesendok gula merah leleh dan taburan kelapa parut.

Batun Bedil
Batun Bedil adalah hidangan manis berisi bola-bola kenyal yang terbuat dari tapioka dengan taburan kelapa parut di atasnya. Batun bedil sangat mirip dengan Candil. Perbedaan yang terlihat hanya pada bentuk bola-bola tepung yang kenyal.

Sudang Lepet
Sudang lepet adalah ikan asin tradisional Bali yang dapat kamu temukan dengan mudah di sekitar Singaraja atau Buleleng. Hidangan ini berisi ikan asin berbentuk tipis dengan tekstur yang sangat renyah, hampir mirip dengan keripik ikan.

Rekomendasi tempat makan halal di Bali

Khawatir kesulitan untuk menemukan lokasi untuk mendapat makananan halal di Bali? Berikut adalah daftar rekomendasi tempat makanan halal di Bali yang dapat kamu datangi.

Ubud

Clear Cafe
Clear Cafe adalah sebuah cafe unik yang menawarkan pengalaman menarik untukmu. Kamu akan melewati pintu elegan ketika baru memasuki Clear Cafe, dengan patung-patung Hindu yang cantik dan seni dinding tersebar di Clear Cafe, sementara bantal duduk di lantai memberikan kesan nyaman.

Makanan yang ditawarkan Clear Cafe luar biasa, namun hal pertama yang akan kamu perhatikan adalah interiornya. Penataan ruang yang kreatif sangat ideal untuk kamu yang ingin sekadar nongkrong dan menikmati hidangan di sana. Menu yang akan kamu temukan di sana antara lain, ikan segar, hidangan vegetarian, makanan tradisional Bali, hingga makanan internasional.

Locavore
Locavore adalah restoran Eropa-Indonesia yang menciptakan masakan modern menggunakan bahan-bahan lokal yang paling segar. Locavore adalah restoran andalan chef kelahiran Belanda, Eelke Plasmeijer dan chef Indonesia, Ray Adriansyah. Mereka secara konsisten diakui sebagai salah satu dari 50 restoran teratas di Asia dan yang terbaik di Indonesia. Jika kamu mencari tempat untuk mendapatkan pengalaman bersantap yang benar-benar spesial di Ubud, maka Locavore harus masuk dalam daftar pendek kamu.

Bali Buda
Bali Buda merupakan restoran yang menyajikan makanan vegetarian. Semua hidangan di sini ditanam secara lokal dan disiapkan dengan sangat teliti. Terdapat pula toko kecil yang memiliki rangkaian produk perawatan kulit dan rumah tangga berbahan alami, yang dipasok oleh usaha lokal kecil di Bali.

Halal Ubud Burger
Bosan dengan hidangan tradisional? Kamu dapat mencoba burger yang disajikan oleh Halal Ubud Burger. Halal Ubud Burger menawarkan berbagai macam menu, mulai dari burger vegetarian, daging, sup, dan salad.

Warung Igelanca
Jika kamu mencari warung halal di Ubud, Warung Igelanca menyajikan berbagai jenis masakan Indonesia dari seluruh penjuru tanah air, seperti masakan dari Jawa, Sulawesi, dan Sumatera.

Kuta

Nasi Pedas Ibu Andika
Nasi Pedas Ibu Andika memiliki konsep yang menyajikan berbagai macam pilihan lauk dengan sambal yang dicampur dengan bumbu khas. Bagi kamu yang tidak tahan dengan makanan pedas, kamu dapat memberi tahu mereka untuk gtidak menaruh sambal pada makananmu. Nasi Pedas Ibu Andika buka 24 jam. Jadi, kamu dapat mencicipi makanan di sini kapan pun.

Bale Udang Mang Engking
Tempat ini terkenal di kalangan warga lokal serta wisatawan akan sajian seafood segarnya. Restoran ini berspesialisasi dalam hidangan udang. Kamu akan terpesona dengan berbagai hidangan udang di sini, mulai dari variasi bakar, rebus, kukus, hingga gorengan renyah. Bagi kamu yang tidak dapat memakan udang, mereka juga menyajikan cumi, ikan gurame, daging sapi, ayam, dan bebek dalam berbagai lauk.

Ayam Bakar Wong Solo
Ayam Bakar Wong Solo adalah restoran ayam bakar yang sangat populer di kalangan penduduk lokal. Jika kamu berada di Bali, jangan lewatkan hidangan khas mereka yang menggiurkan seperti ayam bakar dan goreng. Jika kamu bukan penggemar ayam, kamu dapat mencoba hidangan ikan goreng, seperti ikan gurame dan pecel Lele.

Sunda Kelapa Restaurant Bali

Warung Nikmat
Warung Nikmat menyajikan makanan Jawa rumahan dengan aroma rempah-rempah yang akan langsung terasa saat kamu memasuki tempat makan yang satu ini.

Jimbaran

Nyoman Cafe Jimbaran
Lokasi yang satu ini sangat cocok jika kamu menginginkan makan malam romantis sambil mengagumi matahari terbenam di Jimbaran. Kamu dapat menikmati kelezatan hidangan laut di restoran halal yang satu ini.

Bawang Merah Beachfront Restaurant
Jika kamu mencari restoran seafood tepi laut yang lebih terpencil dan luas, Bawang Merah Beachfront Restaurant adalah tempat yang tepat untuk menjauh dari keramaian. Kamu dapat memilih makanan laut kelas satu yang segar dari beragam, yang mencakup lobster, udang raja, dan kepiting. Selain pemandangan yang indah, pertunjukan tari Bali setiap hari juga diatur untuk memperkaya pengalaman Bali kamu.

Oleh-oleh Khas Bali

Pergi berlibur tentunya banyak kenangan yang ingin diingat, selain menggambil gambar, membeli oleh-oleh juga menjadi salah satu tradisi bagi wisatawan. Berikut beberapa rekomendasi oleh-oleh khas Bali yang dapat kamu bawa pulang.

Kerajinan

Perhiasan
Emas dan perak murni dari Bali bernilai baik. Sebagian besar perhiasan buatan lokal menggunakan batu alam, karang, tulang dan batu permata semi mulia seperti onyx, jasper dan mutiara yang bersumber dari Bali dan daerah lain.

Perhiasan perak dengan desain tradisional, yang dibuat dengan tangan atau dibuat dengan pengecoran dari perak dan tembaga yang bersumber secara lokal mungkin atau mungkin bukan perak asli Bali. Tradisi pembuatan perhiasan Bali berasal dari daerah tertentu seperti Mas dan Celuk, tetapi perhiasan dari Bali dijual di butik perhiasan khusus serta toko suvenir biasa di seluruh pulau.

Tas Rotan
Tas Rotan atau yang terkenal dengan sebutan tas Bali merupakan kerajinan tangan yang terbuat dari rotan dan dibentuk menjadi tas berbagai macam bentuk dan ukuran ini layak untuk kamu jadikan oleh-oleh.

Makanan dan Minuman

Kopi
Indonesia terkenal dengan kopi Luwaknya. Jangan lupa untuk membeli kopi termahal di Indonesia yang satu ini dan dibagikan kepada orang-orang tersayang sebagai oleh-oleh.

Pie Susu
Siapa yang tidak kenal dengan cemilan mais khas Bali yang satu ini? Sepertinya hampir semua orang yang mendatangi Bali akan membawa kue pie mini sebagai oleh-oleh.

Pia Legong
Makanan yang satu ini sangatlah mirip dengan hopia, namun bentuknya lebih tipis. Tersedia dalam rasa kacang hijau, keju, dan cokelat, suguhan ini sering kali banyak diminati.

kuliner nasi bali

Itulah tadi beberapa rekomendasi makanan halal ramah muslim serta oleh-oleh khas Bali yang wajib kamu bawa pulang. Untuk info menarik lain mengenai paket wisata Bali kamu dapat menghubungi Alaransel Tour & Travel, di sana tersedia juga banyak pilihan paket perjalanan wisata untukmu dan orang-orang tersayang. Selamat berlibur!

Bali, salah satu pulau di Indonesia yang terkenal dengan julukan ‘pulau surga’ bagi para wisatawan, baik itu wisatawan lokal maupun internasional. Terkenal dengan deretan pantainya yang menakjubkan serta hutannya yang hijau, Bali juga memiliki keistimewaan lain, yakni budayanya yang penuh warna.

Dengan populasi penduduk sekitar 83,5% yang menganut agama Hindu, wisatawan Muslim yang berkunjung ke sana mungkin akan kesulitan dan merasa asing untuk menemukan kuliner Bali halal. Jadi, dapat dikatakan bahwa mencari makanan halal di Bali bagi wisatawan Muslim terbilang gampang-gampang susah. Namun, tidak perlu khawatir! Kali ini saya akan membahas beberapa rekomendasi makanan serta oleh-oleh khas Bali yang ramah Muslim.

PT. CAKRAWALA PARAMUDA MANDIRI

Alamat: Jalan Jembatan Utara No 189 A, Jakarta Selatan

Kontak

Jam Operasional 07.00 – 23.00

(021) – 72801950 

© 2022 alaransel.com